MUHAMMADIYAHPEKAJANGAN.OR.ID, KEDUNGWUNI - Ahad (10/12/2023) Pimpinan Cabang Muhammadiyah & 'Aisyiyah Pekajangan Pekalongan menggelar pengukuhan Pimpinan Ranting Muhammadyah & 'Aisyiyah se-Cabang Pekajangan Periode Muktamar Ke-48 Tahun 2022-2027 dengan mengusung tema "Bersinergi dan Berkolaborasi" yang diselenggarakan di Auditorium Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan.
Acara tersebut dihadiri langsung oleh Pimpinan Daerah Kabupaten Pekalongan, segenap jajaran Pimpinan Cabang Muhammadiyah 'Aisyiyah Pekajangan, 16 Ranting Muhammadiyah 'Aisyiyah se-Cabang Pekajangan serta partisipasi undangan dari Rektor Universitas Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan, RSI PKU Pekajangan dan RSIA 'Aisyiyah Pekajangan. Prosesi pengukuhan berjalan dengan meriah dan menggembirakan, karena baru kali ini PCM Pekajangan mengadakan pengukuhan secara serentak bersama.
Serah terima Surat Keputusan Ranting dari PCM Pekajangan kepada PRM se-Cabang Pekajangan diwakili oleh Drs. Suhandi Wasrin dari PRM Ambokembang selaku ranting terbesar di wilayah Cabang Pekajangan, sedangkan Pimpinan Cabang 'Aisyiyah memberikan simbolis kepada Hj. Endang Sulasih, S.Pd.I dari Pimpinan Ranting 'Aisyiyah Rengas Kedungwuni, yang mana pada periode ini ranting 'Aisyiyah Rengas baru didirikan sejak 27 tahun yang lalu berdirinya Muhammadiyah di Desa Rengas.

Simbolis serah terima SK dari PCM & PCA Pekajangan kepada PRM Ambokembang & PRA Rengas
Dalam sambutannya, H. Abdul Shomad, SE memaparkan bahwa Pengukuhan Pimpinan Ranting Muhammadiyah se-Cabang Pekajangan menganbil tema besar yaitu "Bersinergi dan Berkolaborasi", tanpa sinergi dan kolaborasi perkembangan Muhamamdiyah di Pekajangan tidak bisa berjalan dengan baik. Agenda pengajian Pimpinan Cabang Muhammadiyah Pekajangan dua mingguan yang dulunya di adakan di Kantor Cabang pekajangan, maka pada periode ini akan dilaksanakan di ranting-ranting untuk mendekatkan antar pimpinan dan ranting se-cabang Pekajangan. Muhammadiyah dan 'Aisyiyah harus bergerak di bidang agama dan penguatan ekonomi sebagai penompang dakwah agar berjalan dengan lancar. Beliau juga himbauan untuk merintis amal usaha sebagai penguatan ekonomi di ranting se-Cabang Pekajangan.
Drs. KH. Mulyono Kastari, Ketua Umum PDM Kabupaten Pekalongan dalam tausyiahnya menjelaskan bahwa menyatukan dua kepala dalam satu ikatan itu sulit, harus dengan penuh pengorbanan, apalagi dalam organisasi yang beraneka ragam dalam menghadapi permasalahan, maka perlu pengorbanan untuk menyatukan satu visi misi didalam organisasi.
Dalam proses bermuhammadiyah harus saling melengkapi masing-masing karena muslim lain dengan lainnya bagai tubuh yang satu. Beliau berpesan juga bahwa Muhammadiyah yang notabene organisasi islam hendaknya ranting harus berusaha menguati mushola dan masjid sebagai sarana penguatan anggota khususnya ruhaniyah.

Sambutan H. Abdul Shomad, SE dan Tausyiah Drs. KH. Mulyono
Pengukuhan ranting se-Cabang Pekajangan ini merupakan langkah awal untuk bersinergi membangun Muhammadiyah berkemajuan pada periode Muktamar Muhammadiyah Ke-48.

Pimpinan Cabang 'Aisyiyah Pekajangan bersama Ranting 'Aisyiyah se-Cabang Pekajangan
Powered by Froala Editor