Muhammadiyahpekajangan.or.id – Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) dan Pimpinan Cabang ‘Aisyiyah (PCA) Pekajangan melaksanakan momen penting dalam sejarah organisasi yaitu Pengukuhan Pengurus baru PCM dan PCA Pekajangan
. Pada hari ahad(26/8/2023), di Auditorium Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan.
Ketua Umum PCM Pekajangan, H. Abdul Shomad, SE, menjelaskan dalam pidato sambutan pengukuhannya, "Bahwa 17 tahun yang lalu perjuangan beliau dkk, saat kepemimpinan Bapak H. Riyanto Chadiri berada dalam siatuasi yang sulit karena runtuhnya BTM Pekajangan. Tapi ternyata ada suatu hikmah yang mengacu pada ayat di dalam surat al-Insyirah, yang artinya "sesungguhnya bersama dengan kesulitan itu pasti ada kemudahan". Ternyata dibalik musibah yang sangat dahsyat itu kita diberikan kemudahan kemudahan dari Allah subhanahu wa ta'ala untuk membesarkan AUM yaitu RSI dan bisa membangun STIKES dengan membeli tanah Koperasi Batik di Jl. Raya Ambokembang. Kemudian beberapa tahun kemudian saat Pandemi COVID19 melanda, bisa menyatukan 3 perguruan tinggi di Pekalongan menjadi Universitas Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan (UMPP) dan membangun gedung 7 lantai, yang mana menjadi gedung tertinggi di Kabupaten Pekalongan."
Pak H. Abdul Shomad juga menjelaskan bahwa ada majelis yan digabung, salah satunya adalah majelis ekonomi dan wakaf agar lebih fleksibel pada periode ini, baik Muhammadiyah atau Aisyiyah menjadi periode yang berkolaborasi. Serta ada majelis baru di PCM Pekajangan yaitu Majelis Pengembangan Masjid dan Mushola serta Majelis Pustaka dan Informasi untuk mengawali publikasi informatif baik itu di majelis, AUM dan ranting-ranting cabang Pekajangan.
Dalam sambutannya Ketua PDM Kabupaten, Drs. H. Mulyono menegaskan, "Muhammadiyah pada awal-awal ke suluruh Indonesia merintis pada 3 pusat besar yaitu Yogyakarta, Padang (Sumatera) dan Pekajangan (Jawa Tengah) untuk daerah pantura, yang mana langsung dibawah Pusat Yogyakarta. Dari Pekajangan inilah semua kader-kader Muhammadiyah muncul sampai ke Talun, Limpung (Batang) dan Comal (Pemalang). Perlunya penguatan ideologi dimana paham agama di Muhammadiyah harus disosialisasikan dengan islam yang berkemajuan, sehingga bisa diamalkan di kehidupan zaman sekarang penuh dengan problematisasi, dengan penguatan ideologinya yang kuat dan gerakannya juga harus mapan, sehingga bisa menyentuh semua lapisan serta mampu menjadi solusi di kehidupan."
Powered by Froala Editor