Dalam rangka peresmian Masjid Al-Mujahidin Pimpinan Ranting Muhammadiyah Tangkil Kulon melaksanakan pengajian umum oleh Ustadz Mujiman, dari Bantul Yogyakarta dengan Tema "Konsep Rasulullah SAW dalam Memakmurkan Masjid dalam Era ini dan Nanti". Acara tersebut dihadiri oleh Kapala Desa Tangkil Kulon Kecamatan Kedungwuni, Pimpinan Cabang Muhammadiyah & 'Aisyiyah Pekajangan, Pimpinan Ranting Muhammadiyah se-Cabang Pekajangan, Pimpinan Ranting Nahdlatul Ulama Tangkil Kulon, Muslimat NU, Ansor NU, Muslimat NU, serta tamu undangan
H. Abdul Shomad, SE selaku Ketua Pimpinan Cabang Muhammadiyah Pekajangan dalam sambutannya merupakan hal yang berbahagia karena bisa merenovasi masjid sejak lama, yang mana bisa memperluas masjid, donatur keluarga besar H. Nasihin Untuk.mewakafkan dananya untuk bisa membangun masjid Al-Mujahidin, PCM Pekajangan berterima kasih banyak kepada Keluarga Bapak H. Nasihin.

Acara selanjutnya dilanjutkan dengan pengukuhan Takmir Masjid Masjid Al-Mujahidin oleh PCM Pekajangan Periode 2023-2027 oleh H. Abdul Shomad, SE selaku Ketua Pimpinan Cabang Muhammadiyah Pekajangan.
Acara dilanjutkan dengan tausiyah oleh Ustadz Mujiman, dari Bantul Yogyakarta, dalam ceramahnya beliau menjelaskan bahwa masjid merupakan pusatnya dakwah sejak zaman Rasulullah SAW. Masjid bukan milik pengurus masjid, tetapi milik bersama jamaah untuk bisa memakmurkan bersama. Bahwasannya amal harta yang digunakan untuk membangun masjid, maka akan dibangunkan istana kelak di surganya Allah SWT walaupun sebesar tempat tinggal burung. Nabi Muhammad SAW berpesan beliau mengajarkan kepada kita, bahwa hari kiamat tidak akan terjadi sampai bermegah-megahan membangun masjid. Semoga kita tetap bisa memakmurkan masjid, sebagaimana kita bisa membangun masjid. Karena orang-orang yang memakmurkan masjid adalah orang-orang mulia. Masjid sebagai pusat peradaban islam, menanamkan rasa takut kepada Allah SWT, menanamkan tauhid. Pentingnya kita peduli terhadap masyarakat, masjid hadir disaat masyarakat yang membutuhkan dan peduli.
Mengelola tidak hanya pembangunan fisik, tetapi juga peduli sosial, sebagaimana awal berdirinya Muhammadiyah terinspirasi surat al-ma'un, yang mana memperhatikan masalah sosial disekitar Kauman Yogyakarta. Masjid juga harus bisa merangkul walaupun berbeda pemahaman, untuk bersatu bukan saling perpecahan. Dan yang paling utama adalah kaderisasi kepada generasi muda untuk diberikan kesempatan dalam mengurusi masjid, supaya ada amanah dari senior kepada yang muda, sebagaimana Rasulullah SAW mencontohkan langsung berbaur dengan pemuda yang menjadi sahabat-sahabatnya.
Ranting Tangkil Kulon merupakan ranting muda dan sudah berdiri Masjid Al-Mujahidin sebagai sarana ibadah dan dakwah PRM Tangkil Kulon.Kondisi masjid yang perlu perbaikan, Pimpinan Ranting Muhammadiyah Tangkil Kulon berusaha mengoptimalkan kembali rehab Masjid Al-Mujahidin, agar aktivitas dakwah dan kegiatan di masjid menjadi nyaman dengan fasilitas yang ada.
Harapannya Masjid Al-Mujahidin Tangkil Kulon bisa menjadi sarana dakwah di lingkungan Pimpinan Cabang Muhammadiyah Pekajangan, baik di masjid maupun sekolahnya.




Sumber Berita: MPI PCM Pekajangan
Powered by Froala Editor