MUHAMMADIYAHPEKAJANGAN.OR.ID, KEDUNGWUNI - Media sosial memiliki banyak manfaat, namun jika tidak dibekali pendidikan, media sosial bisa membahayakan, utamanya bagi santri. Pikiran ini mendasari Pesantren IMBS Miftahul Ulum Pekajangan mengadakan seminar Cara Bijak menggunakan Media Sosial bagi santri-santrinya.
Seminar ini diikuti oleh Santriwan dan Santriwati IMBS Miftahul Ulum Pekajangan Pekalongan, Rabu (12/6/2024) yang bertempat di Masjid Putra, acara tersebut berlangsung cukup meriah dimulai dari jam 09.00-11.00 WIB dengan pembicara inti Al-Ustadz Dr. Kyai Sumarno, S.Pd.I, M.Pd.I memberikan keterangan bahwa sebelum terjadi hal-hal yang tidak kita inginkan, santriwan-santriwati IMBS Miftahul Ulum Pekajangan perlu diberikan pengetahuan tentang cara bijak menggunakan media sosial, agar mereka mampu menggunakan media sosial untuk menyebarkan kebaikan dan terhindar dari sesuatu yang negatif sebagai salah satu dampak dari media sosial.


Santriwan & Santriwati IMBS Miftahul Ulum Pekajangan mengikuti Seminar Penggunaan Media Sosial
Media social and strategist for future. Dalam paparannya selama lebih kurang dua jam ia menjelaskan apa yang tidak boleh dan bisa dilakukan di media sosial. Termasuk di antaranya perencanaan dan optimalisasi penggunaan media sosial untuk pribadi dan Pesantren hingga praktik pembuatan konten-konten media sosial yang positif sehingga dapat dijadikan sebagai landang dakwah sekaligus. Dulu santri pasif dan hanya jadi penikmat konten, tetapi sekarang siapa pun asal mau sudah bisa jadi koki atau produsen konten, ia juga mengapresiasi kemampuan santri-santri IMBS Miftahul Ulum Pekajangan dalam membuat konten positif, utamanya video vedio tentang kegiatan selama di Pesantren yang sangat luar biasa.
Sumber Berita dari IMBS Miftakhul Ulum Pekajangan
Powered by Froala Editor