MUHAMMADIYAHPEKAJANGAN.OR.ID, KEDUNGWUNI - Universitas Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan sukses menggelar kegiatan Pendidikan Pemakai Perpustakaan bagi para mahasiswa baru. Mengambil tempat di Gedung Rektorat UMPP, Jl. Raya Pekajangan No. 1A, Kedungwuni, Kabupaten Pekalongan, kegiatan ini disambut dengan antusias dan dilaksanakan secara bertahap dalam beberapa sesi sejak pukul 07.30 hingga 11.00 WIB.
Kegiatan ini dibuka dengan arahan inspiratif dari Wakil Rektor I UMPP, Dr. Mokhamad Arifin, S.Kp., M.Kep., yang hadir mewakili Rektor UMPP. Dalam sambutannya, beliau memotivasi mahasiswa dengan mengutip kisah kegigihan ulama-ulama terdahulu yang menghabiskan waktu mereka untuk belajar dan meriset di perpustakaan. Beliau menekankan bahwa perpustakaan harus menjadi pusat intelektual mahasiswa di kampus.
Beliau juga mendorong mahasiswa untuk lebih bijak memanfaatkan teknologi. "Manfaatkan smartphone (HP) di genggaman kalian untuk mencari informasi dan sumber ilmu yang positif. Ingat, kualitas belajar kita sangat ditentukan oleh cara kita belajar. Ada banyak jalan dan cara untuk mencari ilmu, dan perpustakaan adalah salah satu gerbang utamanya," pesan beliau kepada seluruh peserta.
Semangat yang selaras juga disampaikan oleh Kepala Biro Perpustakaan UMPP, Dr. Usamah, S.E., M.Si. Dalam laporannya, disampaikan kabar membanggakan bahwa sejak tahun kemarin, Perpustakaan UMPP telah berhasil meraih Akreditasi A. Penyelenggaraan Pendidikan Pemakai Perpustakaan ini diharapkan menjadi salah satu langkah strategis guna terus meningkatkan poin akreditasi menuju kualitas pencapaian yang lebih gemilang. Reputasi perpustakaan juga semakin kokoh karena telah tercatat dalam jejaring IPI dan FPPTMA, serta sukses menjalin berbagai kerja sama strategis hingga level internasional.
Menariknya, mahasiswa diajak untuk memaknai ulang fungsi perpustakaan. Perpustakaan UMPP bukan sekadar tempat membaca, melainkan sebagai pusat tabayyun sebuah ruang akademik bagi mahasiswa untuk mencari, meneliti, menyaring, dan memastikan kebenaran dari setiap informasi.
Guna menjawab kebutuhan era modern, Perpustakaan UMPP yang layanannya terus dikembangkan secara offline maupun online, kini mendobrak stigma kaku dengan menghadirkan konsep edutainment. Mahasiswa dimanjakan dengan ragam fasilitas kekinian, mulai dari ruang baca yang representatif, area lesehan yang nyaman, ruang bermain, hingga fasilitas hiburan seru seperti area menonton film dan ruang karaoke untuk melepas penat di sela-sela rutinitas akademik.
Sebagai wujud nyata kampus yang ramah dan inklusif, perpustakaan memastikan pelayanan yang setara bagi seluruh kalangan. Hal ini dibuktikan dengan hadirnya Ruang Sahdu (Sahabat Difabel UMPP). Dedikasi khusus ini turut dilengkapi dengan fasilitas sensorik untuk mahasiswa difabel serta ketersediaan Al-Qur'an khusus penyandang disabilitas.
Kegiatan Pendidikan Pemakai Perpustakaan ini memiliki tujuan besar. Mahasiswa tidak hanya dibekali pengetahuan teknis mengenai cara memanfaatkan layanan perpustakaan, tetapi juga dipersiapkan agar kelak dapat menjadi Kader Perpustakaan yang mumpuni, baik secara teori maupun praktik. Sebagai Rencana Tindak Lanjut (RTL), ke depannya Perpustakaan UMPP akan menggulirkan inovasi literasi digital melalui program Podcast serta merutinkan agenda kunjungan-kunjungan edukatif.
Jadikan perpustakaan sebagai rumah kedua untuk menggali ilmu dan menyegarkan pikiran.
Hari ini kita melangkah masuk untuk mengenal dan membaca.
Besok kita berproses menjadi insan yang kritis, berilmu, dan haus akan kebenaran.
Selamat mengeksplorasi wajah baru Perpustakaan UMPP. Mari tumbuh, belajar, dan wujudkan budaya literasi yang kuat bersama!
Kontributor: Nabili (Sahabat Perpustakaan UMPP)
Powered by Froala Editor